Pengalaman bahasa
*PENGALAMAN BAHASA*
Assalamualaikum Wr.Wb
Baik saya akan menceritakan pengalaman berbahasa yang pernah saya alami,sebenarnya banyak sekali tapi yang akan saya ceritakan adalah bagaimana kehidupan berbahasa di pesantren.pesantren adalah tempat belajar para santri tepatnya guna memperdalam ilmu agama,dan sudah barang tentu pesantren memiliki santri atau murid yang berasal dari sepuruh pelosok negeri.sebut saja pesantren ditempat saya belajar yaitu,Darul Ulum kubu raya.disana ada sekitar enam ratus santri yang berasal dari daerah yang berbeda-beda.misalnya ada yang berasal dari mempawah,singkawang,sintang,sanggau,sekadau,kapuas hulu,meliau dan masih bnyak lagi daerah yang belum saya sebutkan.dilihat dari dimana santri berasal pastilah mereka memiliki bahasa yang berbeda beda pula,tak jarang kami yang tidak satu daerah kesulitan dalam memahami apa yang mereka katakan atau bicarakan karena emang bahasa yang mereka gunakan sangat asing ditelinga kami.tapi,itu bukanlah menjadi masalah bagi kami dan kami juga menyadari setiap daerah memiliki bahasanya masing masing.akan tetapi,hal negatif yang akan timbul terkait perbedaan bahasa ini adalah mudahnya timbul rasa tersinggung dari mereka yang tidak paham dan mereka yang merasa bahasanya digunakan sebagai bahan olok olok-an semata.dan dengan begitu barulah terlihat jelas apa gunanya menggunakan bahasa indonesia dalam kehidupan sehari-hari.kita tau bahasa indonesia adalah bahasa pemersatu bangsa ini.coba kita bayangkan misalnya tidak ada bahasa indonesia?begitu sulitnya kita berkomunikasi dengan orang lain yang bukan dari suku atau bangsa kita,untuk itu saya hanya ingin mengingatkan bahwa betapa pentingnya rasa toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,yang kedua betapa pentingnya mempelajari Bahasa indonesia yang baik dan benar.tapi sebenarnya saya sangat suka karena adanya perbedaan bahasa ini,dengan itu,sayang bisa belajar lebih banyak lagi bahasa yang ada di indonesia tercinta ini.saya saja sudah bisa berbahasa 3 suku yaitu jawa,madura dan melayu untuk selanjutnya saya akan mempelajari bahasa dayak,karena suku dayak adalah suku asli pulau kalimantan yang saya tinggali sekarang ini.juga tak lupa dengan logat logat bahasa masing-masing yang unik menurut saya.maka dari itu tidaklah salah apabila kita mempelajari bahasa orang lain selama tidak menjelek jelekkan bahasa tersebut atau menjadikan bahasa sebagai alat untuk kita saling beemusuhan,tetapi apabila bahasa digunakan sebagai pererat silaturahmi diantara warga negara saya rasa itu sangat baik.
Demikianlah sedikit pengalaman berbahasa yang pernahsaya sendiri alami kurang dan lebihnya saya mohon maaf..
Komentar
Posting Komentar